Oleh: kakvitaqm | Desember 10, 2009

foto-foto kak siHer

kak,ambil ya….

Oleh: kakvitaqm | Desember 4, 2009

Nich teman-teman seperjuangan

Selalu punya semangat baru dalam menghadapi hidup:

1. Muhammad Endi

2. Indra Purnama

3. Adhe Aryswan

Oleh: kakvitaqm | Desember 1, 2009

Syukurku

Alhamdulillah Ya Rabb….

Ketika ku buka mata ini, aku masih mengiingatmu

Ketika ku buka jendela kamar, aku masih menyadari nikmatmu

Ketika di layar handphoneku ada panggilan masuk, aku sadar aku masih memiliki anugerah terindah dan malaikat terhebat yang kau kirimkan

untuk membimbingku hidup di dunia dengan lengkap

“Selamat Ulang Tahun”.

Kalimat itu yang aku temukan disepanjang pagi ini. Walau dihiasi rintikan hujan semalaman, tak mengapa bagiku. Ini adalah rezeki dari Sang Maha Pencipta.

“Semoga panjang Umur”.

Bukannya malah panjang umur, namun sebaliknya,

umurku untuk hidup di dunia ini semakin berkurang.

Saatnya untuk memperbanyak amalan bekal akhirat kelak.

“Semoga umurnya diberkahi oleh Allah SWT.” Amin. Itu juga harapanku.

“Semoga makin mandiri dan dewasa”. So pasti. Kini usiaku resmi 20 tahun. Usia yang menurutku sudah cukup dewasa bila dilihat dari sisi bilangan.

Namun usia itu bukanlah bilangan waktu tapi bilangan kesadaran dan prestasi.

Rabb….

Tiada tempat bergantung dan memohon selain Engkau

Karena Engkaulah Sang Maha Penolong dan Maha Sempurna

Di usiaku saat ini,

Aku mohon agar Engkau selalu melindungiku dan membimbing langkahku

untuk tegar berada di jalan agamamu, jalan yang Engkau ridhai

Aku mohon ampunanMu atas dosaku yang telah lalu

Begitupun dosa kedua orang tuaku dan

sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil

Tunjukkanlah pada dunia bahwasanya kebenaran itu pasti akan menang

Rabb….

Ummat Muslim memang sedang menjadi tontonan dunia

Yang tidak mengenakan adalah bahwa ummat Muslim dijelek dan dihina

Saudaraku Rabb,

Di negeri nun jauh disana,

Yang Aku tidak dapat mencapainya dengan jasadku,

Aku mohon agar Engkau selalu melimpahkan rahmat dan kasihMu,

Agar mereka sabar dan teguh pendirian berada di jalan lurus menujuMu

Rabb….

Ketika nanti waktuku habis,

Maut menjemputku,

Kuingin keadaan yang khusnul khatimah,

Aku bisa menyebut namaMu diakhir nafasku,

Aku ingin bertemu dengan SurgaMu,

Karena itu Rabb,

Lindungilah hari-hariku,

Hari ini dan hari depan, hari yang ku tak tahu apakah masih dapat melihatnya

Hari ini milikku,

Hari kemarin telah berlalu dan hari Esok belum tentu

Semoga doa ini menjadi salah satu cara paling ampuh untuk aku selalu mengingatmu

Segala yang ada di dunia ini berasal dariMu dan akan kembali ke sisiMu.

Oleh: kakvitaqm | Desember 1, 2009

Arti sebuah Qurban

Setiap tanggal 10 Zulhijjah, ummat islam diseluruh dunia melaksanakan shalat idul adha dan dilanjutkan penyembelihan hewan Qurban, sebagai ganti bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Mengingat kembali kisah nabi Ibrahim yang mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan anaknya. Namun karena keikhlasannya memenuhi perintah Allah, maka digantilah dengan seekor domba. Itulah awal mula Qurban Hewan.

Tak hanya itu, Qurban harusnya dimaknai lebih. Tidak hanya penyembelihan hewan Qurban. Tapi lebih kepada mendekatkan diri kepada Allah dengan menjalankan segala perintahnya dan meninggalkan larangannya. Bagi yang mampu, dianjurkan untuk melaksanakn idaha haji ke tanah suci Mekkah. Bagi yang belum mampu dan memiliki rezeki yang cukup, dianjurkan melaksanakan penyembelihan hewan Qurban. Disamping itu, moment idul adha atau hari raya haji ini diharapkan dapat mempererat silaturahim antar umat muslim dan saling berbagi sehingga tidak ada lagi jurang pemisah antara yang kaya dan miskin. Berikut gambar-gambar pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban yang sempat diambil di Air Molek II, kecamatan pasir penyu, kabupaten indraggiri hulu, Riau.

Oleh: kakvitaqm | Desember 1, 2009

Aksi simpatik Hari Guru

Tak asing lagi di telinga kita jika mendengar ungkapan ‘Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa’.  Setiap peluh yang ada tak dihiraukan demi putra bangsa. Adapun luka, bolehlah dipendam saja agar tak menjadi sengketa. Terkadang tak tersorot sedikitpun kehidupannya dikala didikan telah menjadi dewasa. Barangkali memang pantas jika ungkapan tadi diberikan kepada guru. Namun pertanyaannya sekarang adalah apakah ungkapan itu hanya sebagai gelar saja ataukah penuh makna?

Bersempena dengan hari guru, pada tanggal 25 November 2009, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (BEM FKIP) Universitas Riau menggelar aksi damai disepanjang jalan Sudirman, dimulai dari Taman makam pahlawan hingga gedung pustaka Soeman HS. Aksi turun ke jalan ini dilakukan dengan memberikan selebaran yang berisi lirik hymne guru dengan tujuan setidaknya ‘mereka-mereka’ yang telah sukses dapat mengenang jasa para guru dengan menyanyikan lagu tersebut. Disamping itu, rombongan yang langsung dipimpin oleh Gubernur mahasiswa, Agus Yoni PW itu juga menyampaikan maksud baiknya agar semua masyarakat menghargai jasa para guru mereka yang telah memberikan ilmu kepada mereka dan jangan pernah melupakan jasa-jasa para guru.

Aksi ini juga turut diisi dengan pembacaan puisi terkait dengaan jasa guru oleh beberapa orang mahasisiwa FKIP Universitas Riau. Aksi simpatik ini berjalan lancer dan rombongan kembali menuju kampuss sekitar pukul 13.00 WIB.

Oleh: kakvitaqm | November 15, 2009

PAHLAWAN BARU di SANG NILA UTAMA

Akhirnya….persiapan yang cukup mendadak dan cepat itu dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Bukan sekedar peringatan belaka tapi lebih kepada penghayatan dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Momentum Hari Pahlawan yang jatuh pada hari selasa tanggal 10 November 2009 ini, oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Univeristas Riau, diadakanlah sebuah seminar yang bertajuk “Hari pahlawan sebagai momen lahirnya pahlawan muda Indonesia”. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari seratus orang mahasiswa FKIP dan mahasiswa fakultas lainnya. Sebagai pembicara pada hari itu adalah Bapak Subagio dan Effendi Muharram. Sesi diskusi terasa lebih hidup karena peserta antusias dengan materi yang telah dipaparkan. Setelah itu dilanjutkan dengan nonton bersama sebuah film perjuangan. Acara hari itu pun berakhir sebelum shalat ashar.

Esok harinya, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Sang Nila Utama yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman depan kantor DPRD Riau. Rombongan pengurus Bem dan perwakilan Himpunan mahasiswa yang ada di FKIP itu langsung menuju ke area pameran setibanya disana. Kunjungan ini sangat bermanfaat sekali karena para pemuda harapan bangsa ini dapat langsung menyaksikan peninggalan-peninggalan bersejarah yang sempat ditemukan lalu dimuseumkan. Adapun yang dapat dilakukan dalam rangka mengenang jasa-jasa para pahlawan salah satunya adalah menghargai apa yang telah mereka perjuangkan dan saat ini penerusnya harus memperjuangkan perjuanagan mereka agar tidak hilang ditelan zaman sejarah itu. Di museum itu terdapat berbagai macam peninggalan mulai dari prasasti, batu, guci dari berbagai daerah, replika binatang buas dan jinak yang ada saat itu, pakaian adat dari berbagai daerah di Riau, peralatan perang, layang-layang, kitab suci dengan ukuran besar, pelaminan pengantin hingga alat dapur dan lain-lain. Kalau mau tahu lebih banyak, langsung saja berkunjung ke sana.

Terkhusus kepada semua pengurus BEM FKIP, gubernur BEM FKIP juga tidak lupa memberikan tugas penting kepada prajuritnya yaitu dengan membuat sebuah makalah yang isinya boleh dipilih, asalakan sesuai dengan tema berikut: Urgensi keprofesionalan, Tanggung jawab, Hak dan kewajiban, Komitmen dan semangat kepahlawanan terhadap perjuangan bangsa dalam menyongsong peradaban yang madani

Adapun ketentuan makalah:

  • Semua dalam satu makalah
  • Diharapkan ada contoh yang relevan dalam setipa pembahasan
  • Jumlah halaman minimal 4 lembar (diluar cover, kata pengantar, daftar isi, daftar pustaka dan daftar riwayat hidup)
  • Ukuran huruf 12, jenis huruf Arial, margin left 4, Selebihnya 3, spasi 1,5, paragraph rata kiri kanan

Makalah dikumpul paling lambat tanggal 18 November 2009 dan diserahkan langsung tanpa perantara kepada Gubernur FKIP Pro Rakyat. Semoga hari pahlawan tidak hanya menjadi sejarah, namun hari-hari ke depan juga dapat dicatat sebagai hari bersejarah oleh para pahlawan muda Indonesia. Mari berjuang!! Hidup mahasiswa!!!

Oleh: kakvitaqm | November 1, 2009

Tentang Futur

Futur adalah salah satu sifat dimana iman kita melemah. Melemahnya iman kita dapat dilihat dengan berkurangnya amalan-amalan harian yang biasanya kita lakukan. Mau tahu lebih jelas mengenai penyebab futur? Baca baik-baik tulisan ini sampai selesai, jangan-jangan ada salah satunya yang hinggap didiri kita.

  1. Berlebihan dalam agama
  2. Berlebihan dan melampaui batas dalam mubah (lihat Q.S Ali Imran: 31)
  3. Suka menyendiri dan meninggalkan jamaah (lihat Q.S Ali Imran: 103, Q.S5:3, Q.S 8:46)
  4. Sedikit mengingat kematian
  5. Bersikap seenaknya terhadap ibadah
  6. Perutnya kemasukan barang-barang yang subhat
  7. Membatasi kegiatan hanya satu sisi saja
  8. Melupakan sunnah Allah terhadap alam dan kehidupan
  9. Tidak memperhatikan hak-hak badan
  10. 10. Tidak ada persiapan untuk mengahadapi rintangan
  11. 11. Berteman dengan lemahnya iman dan rendah pengetahuannya
  12. 12. Serabutan dalam melakukan amal baik sendiri maupun bersama
  13. 13. Terjatuh dalam lembah maksiat dan menganggap enteng dosa (lihat Q.S As-Syuro:30)

Nah, di atas sudah dipaparkan penyebab-penyebab Futur. Bukan hanya penyakit tubuh saja yang ada terapinya. Futur juga ada terapinya loh! Simak yuk….

  1. Memusatkan pemahaman kewajiban berdakwah
  2. Menjauhi makisat besar maupun kecil
  3. Mencermati waktu-waktu utama dan untuk melakukan ketaatan
  4. Meleburkan diri dalam jamaah, tidak berlebihan dalam agama
  5. Selalu mengingat sunnah dan hukum Allah, beramal secara cermat dan sistematis
  6. Bersahabat dengan hamba Allah yang shaleh dan shalehah
  7. Menghibur diri dengan hal-hal yang mubah. Hal-hal yang boleh dijadikan berkah
  8. Rajin membaca dan menyikapi kitab-kitab ta’rif dan biodata para sahabat (lihat Q.S Yusuf:111)
  9. Mengingat mati dan peristiwa yang terjadi sesudahnya
  10. 10. Menghadiri majelis ilmu. Setan lebih takut dengan 1 orang berilmu dari pada 1000 orang ahli ibadah
  11. 11. Mengambil ajaran tanpa pilih-pilih
  12. 12. Selalu melakukan muhasabah terhadap diri sendiri

Semoga tidak satu pun penyebab-penyebab futur di atat yang hinggap didiri kita dan semoga kita dapat melaksanakan terapi-terapi Futur tersebut dengan maksimal agar kita terhindar dari yang namanya penyakit Futur.

Oleh: kakvitaqm | November 1, 2009

_ _ _BIAS_ _ _

Deru derap pejuang

Masih terpatri di hati ini

Langkah-langkah syetan

Pengganggu,

Selalu dan pasti selalu mengiringi

Lemparkan peluru-peluru itu tepat ke tengah jantung hatinya

Manalah aku tahu dimana posisinya

Suara seruling hatiku

Terus berusaha menggapai serambi hariku

Kotak-kotak hitam berdebu

Tenang di tempat awal diletakkan

Warna-warna itu tak ada

Hanya suram

Menjahit,

Ruas demi ruas lenganku

Kaku,

Gemeretak gusi-gusi pun mulai terdengar

Tatkala rintik hujan menyapa

Aku dalam zona kebingungan,

Menghulur waktu tanpa merasa bersalah

Ayunan kelopak mawar

Membuat suasana makin meyakinkan

Aku berada di kota tua

Lancing sekali perahu itu pergi

Tak inginkan aku berlalu

Bersamanya

Mengecap setetes manisan

Buatan Angah sana,

Uhk….

Batuk pun mendera

Tak perduli siang atau malam

Abaikan petuah-petuah sakti

Yang kata orang,

Meninggalkannya merugi

Manalah saya tahu,

Arah kaki nak melangkah

Sesuka kemana

Nak pergi

Coba untuk melihat dunia,

Yang ada hanya sia-sia

Oleh: kakvitaqm | November 1, 2009

Doa ketika hujan dan setelah hujan berhenti

“Aalahumma shoyyiban naafi’an”

Ya Allah, semoga hujan yang Engkau turunkan lebat dan membawa manfaat

Hujan adalah rahmat dari allah SWT. Ketika hujan turun, hendaknya kita membaca doa di atas. Semoga doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, amin. Karena, ketika kita berdoa diwaktu hujan, insayallah doa kita akan didengar oleh Allah. Maka dari itu, perbanyaklah berdoa ketika hujan. Jangan lelah untuk berdoa, karena dengan berdoa kita telah menunjukkan bahwa kita mengingat Allah. Namun, ingatlah kawan, berdoa jangan ketika kita sedang mengalami kesusahan saja. Hendaknya ketika kita sedang dalam keadaan bahagia dan senang, kita harusnya juga berdoa kepada Allah sebagai rasa syukur kita. Walau kita tahu bahwa Allah itu maha pemaaf, maha pengertian dan maha segalanya.

Janganlah kita terlalu banyak mengeluh dan apalagi ketika hujan turun. Kita marah pada sang pencipta  ketika hujan turun terlalu berlebihan dan menjadi banjir. Kampong kita akhirnya terendam. Jangan langsung menyalahkan pada kehendak Allah. Coba deh instropeksi diri dulu. Barangkali banjir datang karena kita teledor membuang sampah sembarangan dan menggunduli hutan sehingga hutan tidak mampu lagi menampung genangan air. Kaji-kaji deh dulu secara ilmiahnya. Kita kan sudah berada di zaman yang serba maju.

Nah, kalau hujan sudah berhenti, kita tak lupa juga harus berdoa. Yuk, mari sama-sama saling mengingatkan.

Muthirnaa bifadl-lillaahi wa rohmatihii

Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmatnya

Jika kita tahu keutamaan dan rahmat yang diberikan melalui hujan, bisa-bisa kita minta hujan mulu lagi. Enggak lah ya. Oke deh, sekedar mengingatkan saja. Janganlah kita menjadi orang yang sombong. Jangan sampai kita melupakan hal-hal kecil sementara kita sudah sampai pada hal-hal yang besar. Ketika ditanya mengenai hal yang kecil tersebut, kita lupa harus menjawab apa. Malu donk. Termasuk juga doa di waktu hujan dan ketika hujan berhenti ini. Begitupun doa-doa lainnya. Selamat mengingat!

Oleh: kakvitaqm | November 1, 2009

KELUH KESAH

Setelah sekian lama aku meninggalkanmu, meninggalkan dunia yang sangat aku gemari, akhirnya bisa bertemu kembali. Aku senang karena akhirnya aku sadar bahwa aku tak bias berpaling darimu (Cie….puitis amat ya aku?). tapi serius, aku senang sekali. Kini aku menemukan kembali semangta menulisku. Tapi jujur aku takut, takut nanti semangat itu pudar kembali. Mudaha-mudahan saja tidak. Aku berharap dukungan kalian kawan.

Terutama sekali “my privat small room” ini, dah lama banget aku meninggalkanmu ya sobat. Aku memang lebih cenderung sering curhat sama sobat aku yang satu lagi, my dear diary. Disamping murah, gak ngeluarin biaya, dia selalu ada saat aku benar-benar butuh. Aku bisa langsung membuka lemari bukuku dan menemukannya di barisan paling depan. Tanpa harus berhenti untuk curhat ketika mati lampu. Sekarang ini kan lampu gak bias diterka. PLN tu matikan lampu sesuka hatinya tanpa memandang nasib rakyat jelata(Hehehe…..). Tapi belakangan lampu dah jarang mati ya, semenjak banyak mahasiswa dan masyarakat turun untuk aksi. Apalagi kalau kalian pada melihat atau membaca di Koran mengenai aksi yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa dan gabungan dengan masyarakat yang melakukan aksi lempar tomat busuk di depan kantor PLN wilayah Riau. Pheu….tomat kan masam, ditambah lagi busuk. Ampun deh…..!! Kepala PLN nya seh pake gak ada ditempat segala atuh , pak!

Ups, baru aja dipuji kalo belakangan ne lampu bersikap baik terhadap masyarakat. Kumat lagi deh, penyakit lama. Jam berapa seh kamu ntar hidup, lampu?? Mau ya kalo ntar PLN didemo mahasiswa n masyarakat lagi?? Weleh-weleh…..gak bosan-bosan ya??!! Cape emak ngingetin, nak……….

Bruk……..cau……..!!!!

Tulisan Sebelumnya »

Kategori