RSS

Life

“Those who in everything make God first and last and best

are the happiest people in the world.”

“People who do a lot of kneeling don’t do much lying.”

“Some people have said, “But I don’t feel that God is near.”

Let me ask you a question: “Does a fish feel wet?”

We are immersed in God.”

Sebuah benih kecil di tanah segera mulai bertunas

“Dari semua jenis bunga yang tumbuh di sekelilingku,

akan menjadi bunga apakah aku?

Aku tidak mau menjadi bunga mawar ; ia berduri

Aku tidak ingin menjadi bunga lili ; warnanya terlalu pucat

dan Aku tentu tidak mau menjadi bunga violet ;

ia terlalu kecil dan tumbuh terlalu dekat ke tanah”

Demikianlah benih yang sombong itu mengkritik setiap bunga,

sampai suatu hari di musim panas ia terbangun,

dan mendapati dirinya tumbuh menjadi ilalang!

 
Leave a comment

Posted by pada Maret 9, 2011 in Uncategorized

 

KOMITMEN MUSLIM SEJATI

BAB I
APA ARTINYA SAYA MENGAKUI MUSLIM?

  1. Saya harus mengislamkan Aqidah Saya
    Untuk mengaqidahkan saya, maka konsekweksinya adalah sebagai berikut :
    1) Meyakini bahwa pencipta alam ini adalah Allah Yang Hakim (Maha Bijaksana), Qadir (Mahakuasa), ‘Alim (Maha Mengetahui), dan Qayyum (Selalu mengurus Makhluknya) dengan bukti adanya keindahan, kesempurnaan, keserasian, dan ketergantungan sebagiannya kepada sebagian lainyang mustahil ia bisa bertahan dan terus ada tanpa dikendalikan oleh Tuhan Al-Aliy (Yang Maha Tinggi) dan Al-Qadir (Yang Maha kuasa) ini. (Al-Anbiya :22)
    2) Meyakini Bahwa Allah tidak menciptakan alam semesta ini secara sia-sia. (Al-Mukminun :115-116)
    3) Mayakini bahwa Alllah telah mengutus utusannya dan menurunkan kitab-kitab untuk mengenalkan manusia kepada pengetahuan tentang-Nya. (An-Nahl : 36)
    4) Meyakini Tujuan keberadaan manusia ini adalah mengenal Allah. (Adz-Dzariat : 56-58)
    5) Meyakini balasan bagi mukmin yang taat adalah surga dan kafir yang bermaksiat adalah neraka. (Asy-Syura : 7)
    6) Meyakini bahwa manusia Kebajikan dan kejahatan merupakan kehendak dan ikhtiarnya, tetapi kebaikan adalah taufik dan pertolongan Allah. (Asy-Syam : 7-10)
    7) Meyakini bahwa menetapkan hukum merupakan hak Allah yang tidak boleh dilanggar. (Asy-Syura:10)
    8) Mengetahui sifat dan nama-nama Allah
    9) Merenungkan ciptaannya bukan Dzat-Nya
    10) Meyakini bahwa pendapat ulama salaf lebih utama untuk diikuti
    11) Beribadah kepada Allah tanpa mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun.(An-Nahl :36)
    12) Takut kepadanya dan tidak takut kepada selain-Nya.(An-Nuur : 52)
    13) Harus mengingatnya dan senantiasa mengingatnya.(Ar-Ra’d : 28)
    14) Mencintai Allah dengan kecintaan yang senantiasa merindukan kebaikan, berkorban, dan berjihad.
    15) Bertawakal kepada Allah dalam kondisi apapun
    16) Bersyukur atas nikmat yang diberikan
    17) Selalu memohan ampun atas segala dosa.
  2. Saya harus mengislamkan Ibadah saya

Dalam Adz-Dzariyat ayat 56, ALLAH berfirman, ”Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku.”
Konsekuensi dalam point kedua ini maka kita harus :
1) Beribadah dengan khusyuk sehingga bisa menghayati kehangatan komunikasi dengan ALLAH
2) Sepenuh hati dalam beribadah
3) Tamak dari beribadah, tidak pernah merasa puas
4) Memiliki keinginan besar untuk melaksanakan qiyamullail (shalat malam). Firman ALLAH dalam Al-Muzammil 6, ”Sesungguhnya bangun di waktu malam adalah lebih tepat (untuk khusyuk) dan bacaan di waktu itu lebih berkesan.”
5) Menyediakan waktu untuk membaca dan merenungkan firman ALLAH dalam Al-Qur’an. Rasulullah bersabda, “Seutama-utama ibadah umatku adalah membaca AL-Qur’an.” (HR.Abu Na’im, dalam Fadhailul Qur’an)
6) Doa harus menjadi tanggaku dalam memohon kepada ALLAH dalam setiap keadaan.
Firman ALLAH, “…Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Ku-perkenan-kan bagimu.”

3. Saya harus mengislamkan akhlak saya
Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Ahmad, Rasululllah bersabda, ”Sesungguhnya Aku diutus oleh ALLAH untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.”
Suatu waktu, seperti yang diriwayatkan Ahmad, Rasulullah ditanya, ”Apakah agama itu?”
Beliau menjawab, ”Akhlak yang baik.”
Kemudian beliau ditanya tentang kesialan. Beliau menjawab, “Akhlak yang buruk.”
Diantara sifat yang seyogianya terdapat pada seorang muslim sejati adalah:
1) Bersikap wara’ (hati-hati) terhadap syubhat
2) Menahan pandangan (ghadul bashar)
3) Menjaga lidah
4) Malu (haya’)
5) Pemaaf dan sabar
6) Jujur
7) Rendah hati
8) Menjauhi prasangka, ghibah, dan mencari cela sesama muslim
9) Dermawan dan pemurah
10) Menjadi teladan yang baik

4. Saya harus mengislamkan keluarga dan rumah tangga saya
Dalam At-Tahrim ayat 6, ALLAH berfirman, ”Hai orang-orang yang beriman, peliharah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai ALLAH terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”
Beberapa hal yang ditekankan dalam bagian ini adalah:
1) Tanggungjawab pernikahan
-Pernikahan harus dilaksanakn semata-mata karena ALLAH
-Hendaklah salah satu tujuan pernikahanku adalah menahan pandangan, memelihara kemaluan, dan bertakwa kepada ALLAH
-Memilih istri dengan sebaik-baiknya. Rasulullah bersabda, “Hendaklah kalian memilih untuk nutfah kalian, karena gen itu dapat menurun (niza’).”
-Memilih wanita yang berakhlak dan beragama
-Berhati-hati jangan sampai melanggar perintah ALLAH dalam pernikahan

2) Tanggungjawab pasca pernikahan
-Bersikap baik dan menghargai istri agar tumbuh kepercayaan antara satu dan lainnya. Rasulullah bersabda, ”Sebaik-baik kamu adalah yang terbaik kepada istrinya, dan aku adalah yang terbaik di antara kalian terhadap istriku.” (HR.Ibnu Majah dan Hakim)
-Jangan sampai hubungan dengan istri hanya sebatas ranjang dan nafsu. Lebih penting lagi adalah kesesuaian dalam pemikiran, spiritual dan emosi. ALLAH berfirman dalam Thaha ayat 132, “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.”
-Hubungan dengan istri dengan tuntunan syara’. Rasul bersabda, “Tidaklah seseorang menuruti istrinya dalam hal yang diinginkan nafsunya, kecuali ALLAH pasti menelungkupkan wajahnya di neraka.” Dalam kesempatan lain, beliau berkata, “Sungguh celaka budak istri.”

3) Tanggungjawab bersama dalam mendidik anak
Pada hakikatnya, buah yang diharapkan dari terbentuknya rumah tangga muslim adalah memunculkan keturunan yang shaleh.
Dalam Al-Furqan, ayat 74, ALLAH berfirman, “Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa.”
Rasulullah bersabda, “Tiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, maka kedua orang tuanyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR. Muttafaq ilaih)
Selain itu, Rasul juga berkata, ”Tidaklah seorang ayah memberi kepada anaknya suatu pemberian yang lebih utama daripada adab yang baik.” (HR. Tirmidzi)

5. Saya harus mengalahkan nafsu saya
ALLAH berfirman, ”Dan demi jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka ALLAH mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya, beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu. Dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” (Asy-Syams: 7-10)
Beberapa hal yang dibahas dalam point kelima ini adalah:
1) Sifat-Sifat Manusia
Dalam pergulatan melawan hawa nafsu, manusia terbagi menjadi beberapa tipe:
-Yang dikalahkan oleh nafsu mereka. Mereka cenderungan pada kehidupan dunia. Mereka adalah orang-orang kafir yang melupakan ALLAH.
-Yang bersungguh-sungguh memerangi nafsunya. Terkadang menang, terkadang kalah. Mereka berbuat kesalahan, tetapi kemudian bertaubat.
ALLAH berfirman, ”Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan ALLAH, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain ALLAH? Dan merekatidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui.” (Ali-Imran:135)
Rasulullah bersabda, ”Setiap anak Adam banyak melakukan kesalahan, dan sebaik-baik orang yang banyak melakukan kesalahan adalah orang-orang yang banyak bertaubat.” (HR.Ahmad dan Tirmidzi)
Relevan dengan hadits ini, ada sebuah riwayat dari Wahab bin Munabih. Ia berkata, “Sesungguhnya Iblis pernah berjumpa dengan Yahya bin Zakaria. Lalu, Yahya bin Zakaria berkata kepadanya, “Beritahulah aku tentang karakter anak Adam dalam pandangan kalian!”
Iblis menjawab, “Segolongan dari mereka adalah orang-orang sepertimu yang maksum. Kami sama sekali tidak mampu berbuat apa-apa untuk menggoda mereka. Golongan kedua adalah orang-orang yang di tangan kami ibarat sebuah bola yang ada di tangan anak-anak kalian. Keadaan diri mereka sendiri telah memberi peluang bagi kami, sehingga kami tidak perlu bersusah-susah menggoda mereka. Dan golongan ketiga adalah orang-orang yang paling menyulitkan kami. Kami selalu mendatangi mereka, tetapi setelah kami memperoleh apa yang kami hajatkan darinya, lantas ia tiba-tiba beristigfar memohon ampun sehingga istigfar itu merusak apa yang telah kami peroleh darinya. Jadi, kami tidak pernah putus asa menggodanya, tetapi kami juga tidak pernah mendapatkan apa yang kami perlukan darinya.”

2) Perangkat-Perangkat untuk Memenangkan Pertarungan Melawan Hawa Nafsu
-Hati. Ali bin Abi Thalib berkata, ”Sesungguhnya ALLAH memiliki bejana di bumi-Nya, yaitu hati. Maka, hati yang paling dicintainya adalah hati yang paling lembut, jernih dan kukuh.”
-Akal. Rasulullah bersabda, “Barangsiapa dikehendaki baik oleh ALLAH, niscaya Ia memahamkannya mengenai agama.” (HR.Muslim)

3) Indikasi-Indikasi Kekalahan Akhlak
Fathi Yakan menulis, ”Sesungguhnya, ketika hati mati atau mengeras, ketika akalnya padam atau menyimpang, dan ia kalah dalam peperangannya melawan setan, ketika itu banyak pintu kejahatan di dalam dirinya sendiri dan setan mengalir di dalam diri anak Adam sebagaimana aliran darah.” (hal.72)

4) Sarana-sarana untuk membentengi diri dari masuknya setan
Setan mendatangi manusia dari 10 pintu:
Pertama, ambisi dan buruk sangka
Kedua, kecintaan terhadap dunia dan panjang angan-angan
Ketiga, keinginan untuk santai dan bersenang-senang
Keempat, bangga diri
Kelima, meremehkan dan kurang menghargai orang lain
Keenam, dengki
Ketujuh, riya’
Kedelapan, kikir
Kesembilan, sombong
Kesepuluh, tamak

6. Saya harus yakin bahwa masa depan adalah milik islam
Keyakinan ini didorong oleh beberapa faktor:
1.Rabbaniyyah Manhaj Islam
2.Universalitas Manhaj Islam
3.Elastisitas Manhaj Islam
4.Kelengkapan Manhaj Islam
5.Keterbatasan sistem-sistem “wadh’iyyah”

BAB 2
APA ARTINYA SAYA BERAFILIASI KEPADA PERGERAKAN ISLAM?
PADA BAGIAN KEDUA, penulis menjelaskan tentang afiliasi terhadap gerakan Islam. Ia menulis sebagai berikut, ”Dasar untuk mengaku sebagai aktivis pergerakan Islam adalah hendaknya pada diri seseorang telah terwujud semua sifat dan karakteristik pengakuannya sebagai Muslim. Inilah yang menjadikan pergerakan Islam memberikan perhatian terhadap kaderisasi, agar muncul individu Muslim yang benar keislamannya, sebelum menyiapkannya sebagai aktivis pergerakan.” (hal.83)
Karakteristik yang harus dimiliki oleh setiap Muslim agar pengakuan keislamannya benar, sebagai berikut:
1. Saya harus hidup untuk islam
Manusia terbagi menjadi tiga golongan:

  1. Golongan yang hidup untuk dunia. Kaum materialis. Oleh Al-Qur’an, mereka disebut sebagai “dahriyin”.
    Lenin, salah seorang tokoh Komunis Rusia, pernah mengomentari pendapat seorang filosof seperti ini, “Sesungguhnya, alam semesta ini tidak prenah diciptakan oleh Tuhan atau manusia. Ia telah ada sejak semula dan akan tetap ada. Ia akan menjadi obor yang hidup abadi, ia akan hidup dan padam mengikuti hukum-hukum tertentu.”
    Golongan yang tercampakkan di antara dunia dan akhirat. Mereka menjalankan agama secara ritual, formalitas belaka. Akan tetapi keyakinannya goyah.
    Golongan yang menganggap dunia sebagai lahan bagi kehidupan akhirat.
    ”Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?” (Al-An’am: 32)
    Bagaimana saya hidup untuk Islam?
    1.Mengetahui tujuan hidup
    2.Mengetahui nilai-nilai dunia dibandingkan dengan akhirat
    “Dunia adalah penjara orang mukmin dan surga orang kafir” (HR.Muslim)
    3.Menyadari bahwa kematian pasti datang dan mengambil pelajaran darinya
    ”Kubur adalah satu taman diantara taman-taman surga atau satu parit di antara parit-parit neraka.” (HR.Thabrani)
    4.Mengetahui hakikat Islam
    5.Mengetahui hakikat jahiliyah
    Rasulullah berkata, ”Barangsiapa mempelajari bahasa suatu kaum, maka ia akan aman dari tipu daya mereka.”
  1. Saya harus meyakini kewajiban memperjuangkan islam
    Memperjuangkan Islam adalah wajib. Hal ini bisa dilihat dari beberapa sudut pandang:
    1.Kewajibannya sebagai prinsip
    2.Kewajibannya sebagai hukum
    3.Kewajiban menegakkan Islam sebagai kebutuhan darurat
    4.Kewajiban secara individu dan kolektif
    5.Barangsiapa berjihad, sesungguhnya ia berjihad untuk dirinya sendiri
    3. Pergerakan islam; misi, karakteristik, dan perlengkapannya
    1.Misi Pergerakan Islam. Tegaknya agama ALLAH di muka bumi.
    2.Karakteristik dasar pergerakan Islam:
    -Rabbaniyyah (Ketuhanan)
    -Pergerakan independen
    -Pergerakan progressif
    -Pergerakan komprehensif
    -Menjauhi Perselisihan fiqih
    3.Spesifikasi Gerakan Islam
    -Jauh dari kekuasaan para penguasa dan politikus, walau di antara anggotanya ada yang menjadi penguasa dan politikus
    -Memiliki tahapan dalam dakwahnya. Imam Hasan Al-Banna, dalam Risalah Ta’alim, menjelaskan bahwa dakwah ini memiliki tiga tahapan: ta’rif (pengenalan), takwin (pembentukan), dan tanfidz (pelaksanaan). 

    Tahapanà Ta’rif Menyebarkan fikrah umum kepada masyarakat, sarananya adalah pengajian dan bimbingan, pendirian lembaga-lembaga yang bermanfaat, serta sarana-sarana operasional lainnya.

    Tahapan Takwinà Menyaring unsur-unsur yang baik untuk memikul beban-bedan jihad dan membentuk sinergi satu sama lain. Aturan dakwah dalam tahapan ini adalah sufi murni dilihat dari aspek spiritual dan militer murni dilihat dari aspek operasional. Pada tahapan ini tidak ada yang berhubungan dengan dakwah selain orang yang memiliki kesiapan sejati untuk memikul beban-beban jihad yang panjang dan banyak tanggungjawab. Tanda-tanda pertama kesiapan adalah ketaatan yang penuh.

    TahapanàDakwah Tanfidz pada tahapan ini berupa jihad tanpa kompromi, aktivitas berkesinambungan dalam rangka mencapai tujuan, serta ujian dan cobaan yang tidak mungkin mampu bersabar menghadapinya selain orang-orang yang tulus. Tidak ada yang menjamin kesuksesan dalam periode ini selain ketaatan yang penuh pula.

    -Mengutamakan aktivitas dan produktivitas ketimbang klaim dan propaganda
    -Mengatur napas yang panjang
    -Nyata dalam aktivitas, rahasia dalam organisasi
    -Uzlah kejiwaan, bukan fisik
    -Tujuan tidak menghalalkan segala cara

    4.Perlengkapan Pergerakan Islam
    -Memiliki keimanan yang kuat
    -Meyakini jalan yang mereka tempuh, keistimewaan dan kebaikannya
    -Meyakini persaudaraan serta hak-hak dan kesakralannya
    -Meyakini agung dan besarnya pahala
    -Meyakini akan diri sendiri

4. SAYA HARUS MENGETAHUI JALAN PERJUANGAN ISLAM

Imam Syahid Hasan Al-Banna, dalam Majmu’atur Rasail , melukiskan potret pejuang Islam sebagai berikut:

”Wahai para ikhwan, kalian bukanlah organisasi sosial, bukan partai politik, bukan pula organisasi domestik yang memiliki keterbatasan tujuan. Tetapi kalian adalah ruh baru yang mengalir di dalam hati sanubari umat ini, kemudian dihidupkan oleh ALLAH dengan cahaya Al-Quran. Kalian adalah cahaya baru yang bersinar terang, yang akan memorak-porandakan kegelapan hidup hedonistis dengan makrifatullah. Ketahuilah, kalian adalah suara yang bergaung keras dengan menggemakan seruan Rasulullah Saw.”
5. SAYA HARUS MENGETAHUI DIMENSI AFILIASI SAYA KEPADA PERGERAKAN ISLAM

1.Afiliasi dalam akidah
2.Afiliasi dalam tujuan
6. SAYA HARUS MENGETAHUI POROS-POROS PERJUANGAN ISLAM

Tiga Poros Perjuangan Islam :

1.Kejelasan tujuan
2.Kejelasan jalan
3.Komitmen terhadap jalan Rasul Saw.

Posisi Kekuatan Fisik dalam Strategi Rasulullah berkata, ”Mukmin yang kuat itu Pergerakan ALLAH daripada mukmin yang lemah.” (HR.Muslim)àlebih dicintai
7. SAYA HARUS MENGETAHUI PERSYARATAN BAIAT DAN KEANGGOTAAN

Beberapa hal yang perlu diperhatikan adalah:

1.Kualitas bukan kuantitas
2.Baiat dan hukumnya
3.Ketaatan dan hukumnya
4.Rukun-Rukun baiat
5.Kewajiban-Kewajiban Akhi Muslim

 
Leave a comment

Posted by pada Maret 9, 2011 in Resume Buku

 

Metode pembelajaran

Metode Jigsaw
Pada dasarnya, dalam model ini guru membagi satuan informasi yang besar menjadi komponen-komponen lebih kecil. Selanjutnya guru membagi siswa ke dalam kelompok belajar kooperatif yang terdiri dari empat orang siswa sehingga setiap anggota bertanggungjawab terhadap penguasaan setiap komponen/subtopik yang ditugaskan guru dengan sebaik-baiknya. Siswa dari masing-masing kelompok yang bertanggungjawab terhadap subtopik yang sama membentuk kelompok lagi yang terdiri dari yang terdiri dari dua atau tiga orang.
Siswa-siswa ini bekerja sama untuk menyelesaikan tugas kooperatifnya dalam: a) belajar dan menjadi ahli dalam subtopik bagiannya; b) merencanakan bagaimana mengajarkan subtopik bagiannya kepada anggota kelompoknya semula. Setelah itu siswa tersebut kembali lagi ke kelompok masing-masing sebagai “ahli” dalam subtopiknya dan mengajarkan informasi penting dalam subtopik tersebut kepada temannya. Ahli dalam subtopik lainnya juga bertindak serupa. Sehingga seluruh siswa bertanggung jawab untuk menunjukkan penguasaannya terhadap seluruh materi yang ditugaskan oleh guru. Dengan demikian, setiap siswa dalam kelompok harus menguasai topik secara keseluruhan.

Picture and Picture
Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan / diurutkan menjadi urutan logis.
Langkah-langkah:
1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
2. Menyajikan materi sebagai pengantar.
3. Guru menunjukkan / memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi.
4. Guru menunjuk / memanggil siswa secara bergantian memasang / mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis.
5. Guru menanyakan alas an / dasar pemikiran urutan gambar tersebut.
6. Dari alasan / urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep / materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai.
7. Kesimpulan / rangkuman.
Kebaikan:
1. Guru lebih mengetahui kemampuan masing-masing siswa.
2. Melatih berpikir logis dan sistematis.
Kekurangan:Memakan banyak waktu. Banyak siswa yang pasif.

Numbered Heads Together
Numbered Heads Together adalah suatu metode belajar dimana setiap siswa diberi nomor kemudian dibuat suatu kelompok kemudian secara acak guru memanggil nomor dari siswa.
Langkah-langkah:
1. Siswa dibagi dalam kelompok, setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor.
2. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya.
3. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya.
4. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerjasama mereka.
5. Tanggapan dari teman yang lain, kemudian guru menunjuk nomor yang lain.
6. Kesimpulan.
Kelebihan:
• Setiap siswa menjadi siap semua.
• Dapat melakukan diskusi dengan sungguh-sungguh.
• Siswa yang pandai dapat mengajari siswa yang kurang pandai.
Kelemahan:
• Kemungkinan nomor yang dipanggil, dipanggil lagi oleh guru.
• Tidak semua anggota kelompok dipanggil oleh guru

Metode Debat
Metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa. Materi ajar dipilih dan disusun menjadi paket pro dan kontra. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari empat orang. Di dalam kelompoknya, siswa (dua orang mengambil posisi pro dan dua orang lainnya dalam posisi kontra) melakukan perdebatan tentang topik yang ditugaskan. Laporan masing-masing kelompok yang menyangkut kedua posisi pro dan kontra diberikan kepada guru.
Selanjutnya guru dapat mengevaluasi setiap siswa tentang penguasaan materi yang meliputi kedua posisi tersebut dan mengevaluasi seberapa efektif siswa terlibat dalam prosedur debat.
Pada dasarnya, agar semua model berhasil seperti yang diharapkan pembelajaran kooperatif, setiap model harus melibatkan materi ajar yang memungkinkan siswa saling membantu dan mendukung ketika mereka belajar materi dan bekerja saling tergantung (interdependen) untuk menyelesaikan tugas. Ketrampilan sosial yang dibutuhkan dalam usaha berkolaborasi harus dipandang penting dalam keberhasilan menyelesaikan tugas kelompok. Ketrampilan ini dapat diajarkan kepada siswa dan peran siswa dapat ditentukan untuk memfasilitasi proses kelompok. Peran tersebut mungkin bermacam-macam menurut tugas, misalnya, peran pencatat (recorder), pembuat kesimpulan (summarizer), pengatur materi (material manager), atau fasilitator dan peran guru bisa sebagai pemonitor proses belajar.

Metode Role Playing
Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang, hal itu bergantung kepada apa yang diperankan. Kelebihan metode Role Playing:
Melibatkan seluruh siswa dapat berpartisipasi mempunyai kesempatan untuk memajukan kemampuannya dalam bekerjasama.
1. Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh.
2. Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda.
3. Guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan.
4. Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak.

Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving)
Metode pemecahan masalah (problem solving) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama.
Orientasi pembelajarannya adalah investigasi dan penemuan yang pada dasarnya adalah pemecahan masalah.
Adapun keunggulan metode problem solving sebagai berikut:
1. Melatih siswa untuk mendesain suatu penemuan.
2. Berpikir dan bertindak kreatif.
3. Memecahkan masalah yang dihadapi secara realistis
4. Mengidentifikasi dan melakukan penyelidikan.
5. Menafsirkan dan mengevaluasi hasil pengamatan.
6. Merangsang perkembangan kemajuan berfikir siswa untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi dengan tepat.
7. Dapat membuat pendidikan sekolah lebih relevan dengan kehidupan, khususnya dunia kerja.
Kelemahan metode problem solving sebagai berikut:
1. Beberapa pokok bahasan sangat sulit untuk menerapkan metode ini. Misal terbatasnya alat-alat laboratorium menyulitkan siswa untuk melihat dan mengamati serta akhirnya dapat menyimpulkan kejadian atau konsep tersebut.
2. Memerlukan alokasi waktu yang lebih panjang dibandingkan dengan metode pembelajaran yang lain.

Pembelajaran Berdasarkan Masalah
Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa, peran guru menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog.
Langkah-langkah:
1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
4. Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya.
5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.
Kelebihan:
1. Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benar diserapnya dengan baik.
2. Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain.
3. Dapat memperoleh dari berbagai sumber.
Kekurangan:
1. Untuk siswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai.
2. Membutuhkan banyak waktu dan dana.
3. Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini

Cooperative Script
Skrip kooperatif adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari.
Langkah-langkah:
1. Guru membagi siswa untuk berpasangan.
2. Guru membagikan wacana / materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan.
3. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar.
4. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin, dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. Sementara pendengar menyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat / menghapal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya.
5. Bertukar peran, semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya, serta lakukan seperti di atas.
6. Kesimpulan guru.
7. Penutup.
Kelebihan:
• Melatih pendengaran, ketelitian / kecermatan.
• Setiap siswa mendapat peran.
• Melatih mengungkapkan kesalahan orang lain dengan lisan.
Kekurangan:
• Hanya digunakan untuk mata pelajaran tertentu
• Hanya dilakukan dua orang (tidak melibatkan seluruh kelas sehingga koreksi hanya sebatas pada dua orang tersebut).

Metode Investigasi Kelompok (Group Investigation)
Metode investigasi kelompok sering dipandang sebagai metode yang paling kompleks dan paling sulit untuk dilaksanakan dalam pembelajaran kooperatif. Metode ini melibatkan siswa sejak perencanaan, baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi. Metode ini menuntut para siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam berkomunikasi maupun dalam ketrampilan proses kelompok (group process skills). Para guru yang menggunakan metode investigasi kelompok umumnya membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 5 hingga 6 siswa dengan karakteristik yang heterogen. Pembagian kelompok dapat juga didasarkan atas kesenangan berteman atau kesamaan minat terhadap suatu topik tertentu. Para siswa memilih topik yang ingin dipelajari, mengikuti investigasi mendalam terhadap berbagai subtopik yang telah dipilih, kemudian menyiapkan dan menyajikan suatu laporan di depan kelas secara keseluruhan. Adapun deskripsi mengenai langkah-langkah metode investigasi kelompok dapat dikemukakan sebagai berikut:
a. Seleksi topik
Parasiswa memilih berbagai subtopik dalam suatu wilayah masalah umum yang biasanya digambarkan lebih dahulu oleh guru. Para siswa selanjutnya diorganisasikan menjadi kelompok-kelompok yang berorientasi pada tugas (task oriented groups) yang beranggotakan 2 hingga 6 orang. Komposisi kelompok heterogen baik dalam jenis kelamin, etnik maupun kemampuan akademik.
b. Merencanakan kerjasama
Parasiswa beserta guru merencanakan berbagai prosedur belajar khusus, tugas dan tujuan umum yang konsisten dengan berbagai topik dan subtopik yang telah dipilih dari langkah a) di atas.
c. Implementasi
Parasiswa melaksanakan rencana yang telah dirumuskan pada langkah b). Pembelajaran harus melibatkan berbagai aktivitas dan ketrampilan dengan variasi yang luas dan mendorong para siswa untuk menggunakan berbagai sumber baik yang terdapat di dalam maupun di luar sekolah. Guru secara terus-menerus mengikuti kemajuan tiap kelompok dan memberikan bantuan jika diperlukan.
d. Analisis dan sintesis
Parasiswa menganalisis dan mensintesis berbagai informasi yang diperoleh pada langkah c) dan merencanakan agar dapat diringkaskan dalam suatu penyajian yang menarik di depan kelas.
e. Penyajian hasil akhir
Semua kelompok menyajikan suatu presentasi yang menarik dari berbagai topik yang telah dipelajari agar semua siswa dalam kelas saling terlibat dan mencapai suatu perspektif yang luas mengenai topik tersebut. Presentasi kelompok dikoordinir oleh guru.
f. Evaluasi
Guru beserta siswa melakukan evaluasi mengenai kontribusi tiap kelompok terhadap pekerjaan kelas sebagai suatu keseluruhan. Evaluasi dapat mencakup tiap siswa secara individu atau kelompok, atau keduanya.

Metode Team Games Tournament (TGT)
Pembelajaran kooperatif model TGT adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan, melibatkan aktivitas seluruh siswa tanpa harus ada perbedaan status, melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur permainan dan reinforcement.
Aktivitas belajar dengan permainan yang dirancang dalam pembelajaran kooperatif model TGT memungkinkan siswa dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab, kerjasama, persaingan sehat dan keterlibatan belajar.
Ada5 komponen utama dalam komponen utama dalam TGT yaitu:
1. Penyajian kelas
Pada awal pembelajaran guru menyampaikan materi dalam penyajian kelas, biasanya dilakukan dengan pengajaran langsung atau dengan ceramah, diskusi yang dipimpin guru. Pada saat penyajian kelas ini siswa harus benar-benar memperhatikan dan memahami materi yang disampaikan guru, karena akan membantu siswa bekerja lebih baik pada saat kerja kelompok dan pada saat game karena skor game akan menentukan skor kelompok.
2. Kelompok (team)
Kelompok biasanya terdiri dari 4 sampai 5 orang siswa yang anggotanya heterogen dilihat dari prestasi akademik, jenis kelamin dan ras atau etnik. Fungsi kelompok adalah untuk lebih mendalami materi bersama teman kelompoknya dan lebih khusus untuk mempersiapkan anggota kelompok agar bekerja dengan baik dan optimal pada saat game.
3. Game
Game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk menguji pengetahuan yang didapat siswa dari penyajian kelas dan belajar kelompok. Kebanyakan game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan sederhana bernomor. Siswa memilih kartu bernomor dan mencoba menjawab pertanyaan yang sesuai dengan nomor itu. Siswa yang menjawab benar pertanyaan itu akan mendapat skor. Skor ini yang nantinya dikumpulkan siswa untuk turnamen mingguan.
4. Turnamen
Biasanya turnamen dilakukan pada akhir minggu atau pada setiap unit setelah guru melakukan presentasi kelas dan kelompok sudah mengerjakan lembar kerja. Turnamen pertama guru membagi siswa ke dalam beberapa meja turnamen. Tiga siswa tertinggi prestasinya dikelompokkan pada meja I, tiga siswa selanjutnya pada meja II dan seterusnya.
5. Team recognize (penghargaan kelompok)
Guru kemudian mengumumkan kelompok yang menang, masing-masing team akan mendapat sertifikat atau hadiah apabila rata-rata skor memenuhi kriteria yang ditentukan. Team mendapat julukan “Super Team” jika rata-rata skor 45 atau lebih, “Great Team” apabila rata-rata mencapai 40-45 dan “Good Team” apabila rata-ratanya 30-40

Model Student Teams – Achievement Divisions (STAD)
Siswa dikelompokkan secara heterogen kemudian siswa yang pandai menjelaskan anggota lain sampai mengerti.
Langkah-langkah:
1. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi, jenis kelamin, suku, dll.).
2. Guru menyajikan pelajaran.
3. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota kelompok. Anggota yang tahu menjelaskan kepada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti.
4. Guru memberi kuis / pertanyaan kepada seluruh siswa. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu.
5. Memberi evaluasi.
6. Penutup.
Kelebihan:
1. Seluruh siswa menjadi lebih siap.
2. Melatih kerjasama dengan baik.
Kekurangan:
1. Anggota kelompok semua mengalami kesulitan.
2. Membedakan siswa.

Model Examples Non Examples
Examples Non Examples adalah metode belajar yang menggunakan contoh-contoh. Contoh-contoh dapat dari kasus / gambar yang relevan dengan KD.
Langkah-langkah:
1. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran.
2. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan lewat OHP.
3. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperhatikan / menganalisa gambar.
4. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa, hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas.
5. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya.
6. Mulai dari komentar / hasil diskusi siswa, guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai.
7. KKesimpulan.
Kebaikan:
1. Siswa lebih kritis dalam menganalisa gambar.
2. Siswa mengetahui aplikasi dari materi berupa contoh gambar.
3. Siswa diberi kesempatan untuk mengemukakan pendapatnya.
Kekurangan:
1. Tidak semua materi dapat disajikan dalam bentuk gambar.
2. Memakan waktu yang lama.

Model Lesson Study
Lesson Study adalah suatu metode yang dikembangkan di Jepang yang dalam bahasa Jepangnya disebut Jugyokenkyuu. Istilah lesson study sendiri diciptakan oleh Makoto Yoshida.
Lesson Study merupakan suatu proses dalam mengembangkan profesionalitas guru-guru di Jepang dengan jalan menyelidiki/ menguji praktik mengajar mereka agar menjadi lebih efektif.
Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
1. Sejumlah guru bekerjasama dalam suatu kelompok. Kerjasama ini meliputi:
a. Perencanaan.
b. Praktek mengajar.
c. Observasi.
d. Refleksi/ kritikan terhadap pembelajaran.
2. Salah satu guru dalam kelompok tersebut melakukan tahap perencanaan yaitu membuat rencana pembelajaran yang matang dilengkapi dengan dasar-dasar teori yang menunjang.
3. Guru yang telah membuat rencana pembelajaran pada (2) kemudian mengajar di kelas sesungguhnya. Berarti tahap praktek mengajar terlaksana.
4. Guru-guru lain dalam kelompok tersebut mengamati proses pembelajaran sambil mencocokkan rencana pembelajaran yang telah dibuat. Berarti tahap observasi terlalui.
5. Semua guru dalam kelompok termasuk guru yang telah mengajar kemudian bersama-sama mendiskusikan pengamatan mereka terhadap pembelajaran yang telah berlangsung. Tahap ini merupakan tahap refleksi. Dalam tahap ini juga didiskusikan langkah-langkah perbaikan untuk pembelajaran berikutnya.
6. Hasil pada (5) selanjutnya diimplementasikan pada kelas/ pembelajaran berikutnya dan seterusnya kembali ke (2).
Adapun kelebihan metode lesson study sebagai berikut:
- Dapat diterapkan di setiap bidang mulai seni, bahasa, sampai matematika dan olahraga dan pada setiap tingkatan kelas.
- Dapat dilaksanakan antar/ lintas sekolah.

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 13, 2010 in Uncategorized

 

Syukurku

Alhamdulillah Ya Rabb….

Ketika ku buka mata ini, aku masih mengiingatmu

Ketika ku buka jendela kamar, aku masih menyadari nikmatmu

Ketika di layar handphoneku ada panggilan masuk, aku sadar aku masih memiliki anugerah terindah dan malaikat terhebat yang kau kirimkan

untuk membimbingku hidup di dunia dengan lengkap

“Selamat Ulang Tahun”.

Kalimat itu yang aku temukan disepanjang pagi ini. Walau dihiasi rintikan hujan semalaman, tak mengapa bagiku. Ini adalah rezeki dari Sang Maha Pencipta.

“Semoga panjang Umur”.

Bukannya malah panjang umur, namun sebaliknya,

umurku untuk hidup di dunia ini semakin berkurang.

Saatnya untuk memperbanyak amalan bekal akhirat kelak.

“Semoga umurnya diberkahi oleh Allah SWT.” Amin. Itu juga harapanku.

“Semoga makin mandiri dan dewasa”. So pasti. Kini usiaku resmi 20 tahun. Usia yang menurutku sudah cukup dewasa bila dilihat dari sisi bilangan.

Namun usia itu bukanlah bilangan waktu tapi bilangan kesadaran dan prestasi.

Rabb….

Tiada tempat bergantung dan memohon selain Engkau

Karena Engkaulah Sang Maha Penolong dan Maha Sempurna

Di usiaku saat ini,

Aku mohon agar Engkau selalu melindungiku dan membimbing langkahku

untuk tegar berada di jalan agamamu, jalan yang Engkau ridhai

Aku mohon ampunanMu atas dosaku yang telah lalu

Begitupun dosa kedua orang tuaku dan

sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil

Tunjukkanlah pada dunia bahwasanya kebenaran itu pasti akan menang

Rabb….

Ummat Muslim memang sedang menjadi tontonan dunia

Yang tidak mengenakan adalah bahwa ummat Muslim dijelek dan dihina

Saudaraku Rabb,

Di negeri nun jauh disana,

Yang Aku tidak dapat mencapainya dengan jasadku,

Aku mohon agar Engkau selalu melimpahkan rahmat dan kasihMu,

Agar mereka sabar dan teguh pendirian berada di jalan lurus menujuMu

Rabb….

Ketika nanti waktuku habis,

Maut menjemputku,

Kuingin keadaan yang khusnul khatimah,

Aku bisa menyebut namaMu diakhir nafasku,

Aku ingin bertemu dengan SurgaMu,

Karena itu Rabb,

Lindungilah hari-hariku,

Hari ini dan hari depan, hari yang ku tak tahu apakah masih dapat melihatnya

Hari ini milikku,

Hari kemarin telah berlalu dan hari Esok belum tentu

Semoga doa ini menjadi salah satu cara paling ampuh untuk aku selalu mengingatmu

Segala yang ada di dunia ini berasal dariMu dan akan kembali ke sisiMu.

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 1, 2009 in Uncategorized

 

Arti sebuah Qurban

Setiap tanggal 10 Zulhijjah, ummat islam diseluruh dunia melaksanakan shalat idul adha dan dilanjutkan penyembelihan hewan Qurban, sebagai ganti bagi mereka yang tidak melaksanakan ibadah haji ke tanah suci. Mengingat kembali kisah nabi Ibrahim yang mendapat perintah dari Allah SWT untuk mengorbankan anaknya. Namun karena keikhlasannya memenuhi perintah Allah, maka digantilah dengan seekor domba. Itulah awal mula Qurban Hewan.

Tak hanya itu, Qurban harusnya dimaknai lebih. Tidak hanya penyembelihan hewan Qurban. Tapi lebih kepada mendekatkan diri kepada Allah dengan menjalankan segala perintahnya dan meninggalkan larangannya. Bagi yang mampu, dianjurkan untuk melaksanakn idaha haji ke tanah suci Mekkah. Bagi yang belum mampu dan memiliki rezeki yang cukup, dianjurkan melaksanakan penyembelihan hewan Qurban. Disamping itu, moment idul adha atau hari raya haji ini diharapkan dapat mempererat silaturahim antar umat muslim dan saling berbagi sehingga tidak ada lagi jurang pemisah antara yang kaya dan miskin. Berikut gambar-gambar pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban yang sempat diambil di Air Molek II, kecamatan pasir penyu, kabupaten indraggiri hulu, Riau.

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 1, 2009 in Uncategorized

 

Aksi simpatik Hari Guru

Tak asing lagi di telinga kita jika mendengar ungkapan ‘Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa’.  Setiap peluh yang ada tak dihiraukan demi putra bangsa. Adapun luka, bolehlah dipendam saja agar tak menjadi sengketa. Terkadang tak tersorot sedikitpun kehidupannya dikala didikan telah menjadi dewasa. Barangkali memang pantas jika ungkapan tadi diberikan kepada guru. Namun pertanyaannya sekarang adalah apakah ungkapan itu hanya sebagai gelar saja ataukah penuh makna?

Bersempena dengan hari guru, pada tanggal 25 November 2009, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (BEM FKIP) Universitas Riau menggelar aksi damai disepanjang jalan Sudirman, dimulai dari Taman makam pahlawan hingga gedung pustaka Soeman HS. Aksi turun ke jalan ini dilakukan dengan memberikan selebaran yang berisi lirik hymne guru dengan tujuan setidaknya ‘mereka-mereka’ yang telah sukses dapat mengenang jasa para guru dengan menyanyikan lagu tersebut. Disamping itu, rombongan yang langsung dipimpin oleh Gubernur mahasiswa, Agus Yoni PW itu juga menyampaikan maksud baiknya agar semua masyarakat menghargai jasa para guru mereka yang telah memberikan ilmu kepada mereka dan jangan pernah melupakan jasa-jasa para guru.

Aksi ini juga turut diisi dengan pembacaan puisi terkait dengaan jasa guru oleh beberapa orang mahasisiwa FKIP Universitas Riau. Aksi simpatik ini berjalan lancer dan rombongan kembali menuju kampuss sekitar pukul 13.00 WIB.

 
Leave a comment

Posted by pada Desember 1, 2009 in Uncategorized

 

PAHLAWAN BARU di SANG NILA UTAMA

Akhirnya….persiapan yang cukup mendadak dan cepat itu dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Bukan sekedar peringatan belaka tapi lebih kepada penghayatan dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Momentum Hari Pahlawan yang jatuh pada hari selasa tanggal 10 November 2009 ini, oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Univeristas Riau, diadakanlah sebuah seminar yang bertajuk “Hari pahlawan sebagai momen lahirnya pahlawan muda Indonesia”. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari seratus orang mahasiswa FKIP dan mahasiswa fakultas lainnya. Sebagai pembicara pada hari itu adalah Bapak Subagio dan Effendi Muharram. Sesi diskusi terasa lebih hidup karena peserta antusias dengan materi yang telah dipaparkan. Setelah itu dilanjutkan dengan nonton bersama sebuah film perjuangan. Acara hari itu pun berakhir sebelum shalat ashar.

Esok harinya, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Sang Nila Utama yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman depan kantor DPRD Riau. Rombongan pengurus Bem dan perwakilan Himpunan mahasiswa yang ada di FKIP itu langsung menuju ke area pameran setibanya disana. Kunjungan ini sangat bermanfaat sekali karena para pemuda harapan bangsa ini dapat langsung menyaksikan peninggalan-peninggalan bersejarah yang sempat ditemukan lalu dimuseumkan. Adapun yang dapat dilakukan dalam rangka mengenang jasa-jasa para pahlawan salah satunya adalah menghargai apa yang telah mereka perjuangkan dan saat ini penerusnya harus memperjuangkan perjuanagan mereka agar tidak hilang ditelan zaman sejarah itu. Di museum itu terdapat berbagai macam peninggalan mulai dari prasasti, batu, guci dari berbagai daerah, replika binatang buas dan jinak yang ada saat itu, pakaian adat dari berbagai daerah di Riau, peralatan perang, layang-layang, kitab suci dengan ukuran besar, pelaminan pengantin hingga alat dapur dan lain-lain. Kalau mau tahu lebih banyak, langsung saja berkunjung ke sana.

Terkhusus kepada semua pengurus BEM FKIP, gubernur BEM FKIP juga tidak lupa memberikan tugas penting kepada prajuritnya yaitu dengan membuat sebuah makalah yang isinya boleh dipilih, asalakan sesuai dengan tema berikut: Urgensi keprofesionalan, Tanggung jawab, Hak dan kewajiban, Komitmen dan semangat kepahlawanan terhadap perjuangan bangsa dalam menyongsong peradaban yang madani

Adapun ketentuan makalah:

  • Semua dalam satu makalah
  • Diharapkan ada contoh yang relevan dalam setipa pembahasan
  • Jumlah halaman minimal 4 lembar (diluar cover, kata pengantar, daftar isi, daftar pustaka dan daftar riwayat hidup)
  • Ukuran huruf 12, jenis huruf Arial, margin left 4, Selebihnya 3, spasi 1,5, paragraph rata kiri kanan

Makalah dikumpul paling lambat tanggal 18 November 2009 dan diserahkan langsung tanpa perantara kepada Gubernur FKIP Pro Rakyat. Semoga hari pahlawan tidak hanya menjadi sejarah, namun hari-hari ke depan juga dapat dicatat sebagai hari bersejarah oleh para pahlawan muda Indonesia. Mari berjuang!! Hidup mahasiswa!!!

 
Leave a comment

Posted by pada November 15, 2009 in Uncategorized

 

Tentang Futur

Futur adalah salah satu sifat dimana iman kita melemah. Melemahnya iman kita dapat dilihat dengan berkurangnya amalan-amalan harian yang biasanya kita lakukan. Mau tahu lebih jelas mengenai penyebab futur? Baca baik-baik tulisan ini sampai selesai, jangan-jangan ada salah satunya yang hinggap didiri kita.

  1. Berlebihan dalam agama
  2. Berlebihan dan melampaui batas dalam mubah (lihat Q.S Ali Imran: 31)
  3. Suka menyendiri dan meninggalkan jamaah (lihat Q.S Ali Imran: 103, Q.S5:3, Q.S 8:46)
  4. Sedikit mengingat kematian
  5. Bersikap seenaknya terhadap ibadah
  6. Perutnya kemasukan barang-barang yang subhat
  7. Membatasi kegiatan hanya satu sisi saja
  8. Melupakan sunnah Allah terhadap alam dan kehidupan
  9. Tidak memperhatikan hak-hak badan
  10. 10. Tidak ada persiapan untuk mengahadapi rintangan
  11. 11. Berteman dengan lemahnya iman dan rendah pengetahuannya
  12. 12. Serabutan dalam melakukan amal baik sendiri maupun bersama
  13. 13. Terjatuh dalam lembah maksiat dan menganggap enteng dosa (lihat Q.S As-Syuro:30)

Nah, di atas sudah dipaparkan penyebab-penyebab Futur. Bukan hanya penyakit tubuh saja yang ada terapinya. Futur juga ada terapinya loh! Simak yuk….

  1. Memusatkan pemahaman kewajiban berdakwah
  2. Menjauhi makisat besar maupun kecil
  3. Mencermati waktu-waktu utama dan untuk melakukan ketaatan
  4. Meleburkan diri dalam jamaah, tidak berlebihan dalam agama
  5. Selalu mengingat sunnah dan hukum Allah, beramal secara cermat dan sistematis
  6. Bersahabat dengan hamba Allah yang shaleh dan shalehah
  7. Menghibur diri dengan hal-hal yang mubah. Hal-hal yang boleh dijadikan berkah
  8. Rajin membaca dan menyikapi kitab-kitab ta’rif dan biodata para sahabat (lihat Q.S Yusuf:111)
  9. Mengingat mati dan peristiwa yang terjadi sesudahnya
  10. 10. Menghadiri majelis ilmu. Setan lebih takut dengan 1 orang berilmu dari pada 1000 orang ahli ibadah
  11. 11. Mengambil ajaran tanpa pilih-pilih
  12. 12. Selalu melakukan muhasabah terhadap diri sendiri

Semoga tidak satu pun penyebab-penyebab futur di atat yang hinggap didiri kita dan semoga kita dapat melaksanakan terapi-terapi Futur tersebut dengan maksimal agar kita terhindar dari yang namanya penyakit Futur.

 
Leave a comment

Posted by pada November 1, 2009 in Uncategorized

 

_ _ _BIAS_ _ _

Deru derap pejuang

Masih terpatri di hati ini

Langkah-langkah syetan

Pengganggu,

Selalu dan pasti selalu mengiringi

Lemparkan peluru-peluru itu tepat ke tengah jantung hatinya

Manalah aku tahu dimana posisinya

Suara seruling hatiku

Terus berusaha menggapai serambi hariku

Kotak-kotak hitam berdebu

Tenang di tempat awal diletakkan

Warna-warna itu tak ada

Hanya suram

Menjahit,

Ruas demi ruas lenganku

Kaku,

Gemeretak gusi-gusi pun mulai terdengar

Tatkala rintik hujan menyapa

Aku dalam zona kebingungan,

Menghulur waktu tanpa merasa bersalah

Ayunan kelopak mawar

Membuat suasana makin meyakinkan

Aku berada di kota tua

Lancing sekali perahu itu pergi

Tak inginkan aku berlalu

Bersamanya

Mengecap setetes manisan

Buatan Angah sana,

Uhk….

Batuk pun mendera

Tak perduli siang atau malam

Abaikan petuah-petuah sakti

Yang kata orang,

Meninggalkannya merugi

Manalah saya tahu,

Arah kaki nak melangkah

Sesuka kemana

Nak pergi

Coba untuk melihat dunia,

Yang ada hanya sia-sia

 
Leave a comment

Posted by pada November 1, 2009 in Uncategorized

 

Doa ketika hujan dan setelah hujan berhenti

“Aalahumma shoyyiban naafi’an”

Ya Allah, semoga hujan yang Engkau turunkan lebat dan membawa manfaat

Hujan adalah rahmat dari allah SWT. Ketika hujan turun, hendaknya kita membaca doa di atas. Semoga doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, amin. Karena, ketika kita berdoa diwaktu hujan, insayallah doa kita akan didengar oleh Allah. Maka dari itu, perbanyaklah berdoa ketika hujan. Jangan lelah untuk berdoa, karena dengan berdoa kita telah menunjukkan bahwa kita mengingat Allah. Namun, ingatlah kawan, berdoa jangan ketika kita sedang mengalami kesusahan saja. Hendaknya ketika kita sedang dalam keadaan bahagia dan senang, kita harusnya juga berdoa kepada Allah sebagai rasa syukur kita. Walau kita tahu bahwa Allah itu maha pemaaf, maha pengertian dan maha segalanya.

Janganlah kita terlalu banyak mengeluh dan apalagi ketika hujan turun. Kita marah pada sang pencipta  ketika hujan turun terlalu berlebihan dan menjadi banjir. Kampong kita akhirnya terendam. Jangan langsung menyalahkan pada kehendak Allah. Coba deh instropeksi diri dulu. Barangkali banjir datang karena kita teledor membuang sampah sembarangan dan menggunduli hutan sehingga hutan tidak mampu lagi menampung genangan air. Kaji-kaji deh dulu secara ilmiahnya. Kita kan sudah berada di zaman yang serba maju.

Nah, kalau hujan sudah berhenti, kita tak lupa juga harus berdoa. Yuk, mari sama-sama saling mengingatkan.

Muthirnaa bifadl-lillaahi wa rohmatihii

Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmatnya

Jika kita tahu keutamaan dan rahmat yang diberikan melalui hujan, bisa-bisa kita minta hujan mulu lagi. Enggak lah ya. Oke deh, sekedar mengingatkan saja. Janganlah kita menjadi orang yang sombong. Jangan sampai kita melupakan hal-hal kecil sementara kita sudah sampai pada hal-hal yang besar. Ketika ditanya mengenai hal yang kecil tersebut, kita lupa harus menjawab apa. Malu donk. Termasuk juga doa di waktu hujan dan ketika hujan berhenti ini. Begitupun doa-doa lainnya. Selamat mengingat!

 
Leave a comment

Posted by pada November 1, 2009 in Uncategorized

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.