RSS

Arsip Bulanan: November 2009

PAHLAWAN BARU di SANG NILA UTAMA

Akhirnya….persiapan yang cukup mendadak dan cepat itu dapat terlaksana dengan baik dan lancar. Bukan sekedar peringatan belaka tapi lebih kepada penghayatan dan aplikasi dalam kehidupan sehari-hari. Momentum Hari Pahlawan yang jatuh pada hari selasa tanggal 10 November 2009 ini, oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FKIP Univeristas Riau, diadakanlah sebuah seminar yang bertajuk “Hari pahlawan sebagai momen lahirnya pahlawan muda Indonesia”. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari seratus orang mahasiswa FKIP dan mahasiswa fakultas lainnya. Sebagai pembicara pada hari itu adalah Bapak Subagio dan Effendi Muharram. Sesi diskusi terasa lebih hidup karena peserta antusias dengan materi yang telah dipaparkan. Setelah itu dilanjutkan dengan nonton bersama sebuah film perjuangan. Acara hari itu pun berakhir sebelum shalat ashar.

Esok harinya, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Museum Sang Nila Utama yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman depan kantor DPRD Riau. Rombongan pengurus Bem dan perwakilan Himpunan mahasiswa yang ada di FKIP itu langsung menuju ke area pameran setibanya disana. Kunjungan ini sangat bermanfaat sekali karena para pemuda harapan bangsa ini dapat langsung menyaksikan peninggalan-peninggalan bersejarah yang sempat ditemukan lalu dimuseumkan. Adapun yang dapat dilakukan dalam rangka mengenang jasa-jasa para pahlawan salah satunya adalah menghargai apa yang telah mereka perjuangkan dan saat ini penerusnya harus memperjuangkan perjuanagan mereka agar tidak hilang ditelan zaman sejarah itu. Di museum itu terdapat berbagai macam peninggalan mulai dari prasasti, batu, guci dari berbagai daerah, replika binatang buas dan jinak yang ada saat itu, pakaian adat dari berbagai daerah di Riau, peralatan perang, layang-layang, kitab suci dengan ukuran besar, pelaminan pengantin hingga alat dapur dan lain-lain. Kalau mau tahu lebih banyak, langsung saja berkunjung ke sana.

Terkhusus kepada semua pengurus BEM FKIP, gubernur BEM FKIP juga tidak lupa memberikan tugas penting kepada prajuritnya yaitu dengan membuat sebuah makalah yang isinya boleh dipilih, asalakan sesuai dengan tema berikut: Urgensi keprofesionalan, Tanggung jawab, Hak dan kewajiban, Komitmen dan semangat kepahlawanan terhadap perjuangan bangsa dalam menyongsong peradaban yang madani

Adapun ketentuan makalah:

  • Semua dalam satu makalah
  • Diharapkan ada contoh yang relevan dalam setipa pembahasan
  • Jumlah halaman minimal 4 lembar (diluar cover, kata pengantar, daftar isi, daftar pustaka dan daftar riwayat hidup)
  • Ukuran huruf 12, jenis huruf Arial, margin left 4, Selebihnya 3, spasi 1,5, paragraph rata kiri kanan

Makalah dikumpul paling lambat tanggal 18 November 2009 dan diserahkan langsung tanpa perantara kepada Gubernur FKIP Pro Rakyat. Semoga hari pahlawan tidak hanya menjadi sejarah, namun hari-hari ke depan juga dapat dicatat sebagai hari bersejarah oleh para pahlawan muda Indonesia. Mari berjuang!! Hidup mahasiswa!!!

 
Leave a comment

Posted by pada November 15, 2009 in Uncategorized

 

Tentang Futur

Futur adalah salah satu sifat dimana iman kita melemah. Melemahnya iman kita dapat dilihat dengan berkurangnya amalan-amalan harian yang biasanya kita lakukan. Mau tahu lebih jelas mengenai penyebab futur? Baca baik-baik tulisan ini sampai selesai, jangan-jangan ada salah satunya yang hinggap didiri kita.

  1. Berlebihan dalam agama
  2. Berlebihan dan melampaui batas dalam mubah (lihat Q.S Ali Imran: 31)
  3. Suka menyendiri dan meninggalkan jamaah (lihat Q.S Ali Imran: 103, Q.S5:3, Q.S 8:46)
  4. Sedikit mengingat kematian
  5. Bersikap seenaknya terhadap ibadah
  6. Perutnya kemasukan barang-barang yang subhat
  7. Membatasi kegiatan hanya satu sisi saja
  8. Melupakan sunnah Allah terhadap alam dan kehidupan
  9. Tidak memperhatikan hak-hak badan
  10. 10. Tidak ada persiapan untuk mengahadapi rintangan
  11. 11. Berteman dengan lemahnya iman dan rendah pengetahuannya
  12. 12. Serabutan dalam melakukan amal baik sendiri maupun bersama
  13. 13. Terjatuh dalam lembah maksiat dan menganggap enteng dosa (lihat Q.S As-Syuro:30)

Nah, di atas sudah dipaparkan penyebab-penyebab Futur. Bukan hanya penyakit tubuh saja yang ada terapinya. Futur juga ada terapinya loh! Simak yuk….

  1. Memusatkan pemahaman kewajiban berdakwah
  2. Menjauhi makisat besar maupun kecil
  3. Mencermati waktu-waktu utama dan untuk melakukan ketaatan
  4. Meleburkan diri dalam jamaah, tidak berlebihan dalam agama
  5. Selalu mengingat sunnah dan hukum Allah, beramal secara cermat dan sistematis
  6. Bersahabat dengan hamba Allah yang shaleh dan shalehah
  7. Menghibur diri dengan hal-hal yang mubah. Hal-hal yang boleh dijadikan berkah
  8. Rajin membaca dan menyikapi kitab-kitab ta’rif dan biodata para sahabat (lihat Q.S Yusuf:111)
  9. Mengingat mati dan peristiwa yang terjadi sesudahnya
  10. 10. Menghadiri majelis ilmu. Setan lebih takut dengan 1 orang berilmu dari pada 1000 orang ahli ibadah
  11. 11. Mengambil ajaran tanpa pilih-pilih
  12. 12. Selalu melakukan muhasabah terhadap diri sendiri

Semoga tidak satu pun penyebab-penyebab futur di atat yang hinggap didiri kita dan semoga kita dapat melaksanakan terapi-terapi Futur tersebut dengan maksimal agar kita terhindar dari yang namanya penyakit Futur.

 
Leave a comment

Posted by pada November 1, 2009 in Uncategorized

 

_ _ _BIAS_ _ _

Deru derap pejuang

Masih terpatri di hati ini

Langkah-langkah syetan

Pengganggu,

Selalu dan pasti selalu mengiringi

Lemparkan peluru-peluru itu tepat ke tengah jantung hatinya

Manalah aku tahu dimana posisinya

Suara seruling hatiku

Terus berusaha menggapai serambi hariku

Kotak-kotak hitam berdebu

Tenang di tempat awal diletakkan

Warna-warna itu tak ada

Hanya suram

Menjahit,

Ruas demi ruas lenganku

Kaku,

Gemeretak gusi-gusi pun mulai terdengar

Tatkala rintik hujan menyapa

Aku dalam zona kebingungan,

Menghulur waktu tanpa merasa bersalah

Ayunan kelopak mawar

Membuat suasana makin meyakinkan

Aku berada di kota tua

Lancing sekali perahu itu pergi

Tak inginkan aku berlalu

Bersamanya

Mengecap setetes manisan

Buatan Angah sana,

Uhk….

Batuk pun mendera

Tak perduli siang atau malam

Abaikan petuah-petuah sakti

Yang kata orang,

Meninggalkannya merugi

Manalah saya tahu,

Arah kaki nak melangkah

Sesuka kemana

Nak pergi

Coba untuk melihat dunia,

Yang ada hanya sia-sia

 
Leave a comment

Posted by pada November 1, 2009 in Uncategorized

 

Doa ketika hujan dan setelah hujan berhenti

“Aalahumma shoyyiban naafi’an”

Ya Allah, semoga hujan yang Engkau turunkan lebat dan membawa manfaat

Hujan adalah rahmat dari allah SWT. Ketika hujan turun, hendaknya kita membaca doa di atas. Semoga doa kita dikabulkan oleh Allah SWT, amin. Karena, ketika kita berdoa diwaktu hujan, insayallah doa kita akan didengar oleh Allah. Maka dari itu, perbanyaklah berdoa ketika hujan. Jangan lelah untuk berdoa, karena dengan berdoa kita telah menunjukkan bahwa kita mengingat Allah. Namun, ingatlah kawan, berdoa jangan ketika kita sedang mengalami kesusahan saja. Hendaknya ketika kita sedang dalam keadaan bahagia dan senang, kita harusnya juga berdoa kepada Allah sebagai rasa syukur kita. Walau kita tahu bahwa Allah itu maha pemaaf, maha pengertian dan maha segalanya.

Janganlah kita terlalu banyak mengeluh dan apalagi ketika hujan turun. Kita marah pada sang pencipta  ketika hujan turun terlalu berlebihan dan menjadi banjir. Kampong kita akhirnya terendam. Jangan langsung menyalahkan pada kehendak Allah. Coba deh instropeksi diri dulu. Barangkali banjir datang karena kita teledor membuang sampah sembarangan dan menggunduli hutan sehingga hutan tidak mampu lagi menampung genangan air. Kaji-kaji deh dulu secara ilmiahnya. Kita kan sudah berada di zaman yang serba maju.

Nah, kalau hujan sudah berhenti, kita tak lupa juga harus berdoa. Yuk, mari sama-sama saling mengingatkan.

Muthirnaa bifadl-lillaahi wa rohmatihii

Kita diberi hujan karena keutamaan dan rahmatnya

Jika kita tahu keutamaan dan rahmat yang diberikan melalui hujan, bisa-bisa kita minta hujan mulu lagi. Enggak lah ya. Oke deh, sekedar mengingatkan saja. Janganlah kita menjadi orang yang sombong. Jangan sampai kita melupakan hal-hal kecil sementara kita sudah sampai pada hal-hal yang besar. Ketika ditanya mengenai hal yang kecil tersebut, kita lupa harus menjawab apa. Malu donk. Termasuk juga doa di waktu hujan dan ketika hujan berhenti ini. Begitupun doa-doa lainnya. Selamat mengingat!

 
Leave a comment

Posted by pada November 1, 2009 in Uncategorized

 

KELUH KESAH

Setelah sekian lama aku meninggalkanmu, meninggalkan dunia yang sangat aku gemari, akhirnya bisa bertemu kembali. Aku senang karena akhirnya aku sadar bahwa aku tak bias berpaling darimu (Cie….puitis amat ya aku?). tapi serius, aku senang sekali. Kini aku menemukan kembali semangta menulisku. Tapi jujur aku takut, takut nanti semangat itu pudar kembali. Mudaha-mudahan saja tidak. Aku berharap dukungan kalian kawan.

Terutama sekali “my privat small room” ini, dah lama banget aku meninggalkanmu ya sobat. Aku memang lebih cenderung sering curhat sama sobat aku yang satu lagi, my dear diary. Disamping murah, gak ngeluarin biaya, dia selalu ada saat aku benar-benar butuh. Aku bisa langsung membuka lemari bukuku dan menemukannya di barisan paling depan. Tanpa harus berhenti untuk curhat ketika mati lampu. Sekarang ini kan lampu gak bias diterka. PLN tu matikan lampu sesuka hatinya tanpa memandang nasib rakyat jelata(Hehehe…..). Tapi belakangan lampu dah jarang mati ya, semenjak banyak mahasiswa dan masyarakat turun untuk aksi. Apalagi kalau kalian pada melihat atau membaca di Koran mengenai aksi yang dilakukan oleh beberapa mahasiswa dan gabungan dengan masyarakat yang melakukan aksi lempar tomat busuk di depan kantor PLN wilayah Riau. Pheu….tomat kan masam, ditambah lagi busuk. Ampun deh…..!! Kepala PLN nya seh pake gak ada ditempat segala atuh , pak!

Ups, baru aja dipuji kalo belakangan ne lampu bersikap baik terhadap masyarakat. Kumat lagi deh, penyakit lama. Jam berapa seh kamu ntar hidup, lampu?? Mau ya kalo ntar PLN didemo mahasiswa n masyarakat lagi?? Weleh-weleh…..gak bosan-bosan ya??!! Cape emak ngingetin, nak……….

Bruk……..cau……..!!!!

 
Leave a comment

Posted by pada November 1, 2009 in Uncategorized

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.